SAHABAT YANG TERKUTUK

tidak pernah ada yang tahu kalau seseorang yang begitu tidak peduli dengan kita, akhirnya bisa menjadi begitu sesuai untuk dijadikan sahabat.

kalau dikatakan ‘ini terjadi begitu saja’, kedengarannya seperti sebuah kutukan. tapi begitulah, terkadang suatu hal memang sulit diungkapkan dengan kata – kata. kita merasa tersihir karena kejadian luar biasa terjadi.

sudah lama sekali rasanya gue ga merasakan hembusan angin malam, ditambah sensasi kecepatan motor. dan sekarang gue sedang bersama siapa?

ya, ini dia orang yang pernah membonceng gue dengan ga berperasaan sama sekali. yang membuat jantung gue mau keluar, dan rasanya gue pengen berteriak minta turun atau gantian bonceng dia sekalian. huh…yang ada di benak gue ,’kalau lu mau cepat nyampe, gue juga!’

tapi akhirnya, sampai di rumah dia, gue ga kunjung berteriak. (#@%^)

detak jantung gue yang ga beraturan jadi saksi sekaligus taruhan hidup mati gue. saat itu menurut gue dia adalah pengendara motor yang sangat ga bermoral. dan gue ga mau mati konyol dengan orang seperti itu.

(apa kau masih ingat ?)

mungkin semuanya berawal dari keterpaksaan. dia terpaksa bonceng gue, dan gue terpaksa dibonceng. (begitukah?)

entah sejak kapan gue bersedia dibonceng lagi dengan orang ini. tapi suasananya jauh berbeda. gue uda akrab dengan kecepatannya dan kegilaannya. terkadang dia nanya, gue takut atau ga. dengan santai gue jawab, ‘ga, uda terbiasa (kalau sama lu)’. atau sekedar nanya gue ketiduran atau ga. pernah beberapa kali dia mutar musik dan nyanyi – nyanyi di atas motor. lucu, dan gue ikut tertawa.

dia menyadarkan gue akan pentingnya menikmati hidup.  pada satu waktu kita bisa tertawa sangat banyak, dan diam sangat banyak. dia juga mengingatkan gue dengan suasana malam yang gue suka, tapi udah lama ga gue nikmati. termasuk kebiasaan gue jalan sendirian di malam hari buat menghilangkan penat.

pernah diam – diam gue memisahkan diri buat jalan sendiri, dan besoknya gue baru tau kalau tren penculikan dan mutilasi sedang booming ! syukurlah gue baru tau..

banyak hal yang dia ceritakan juga, walaupun terkadang kita terdiam dan hanya menikmati suasana sekitar.  di sela – sela diamnya, gue pernah nyelip buat nangis.

dia bukan tanpa kekurangan, tapi selalu menyenangkan bagi gue. bahkan ketika gue maksain buat senang.

gue ga pernah berniat menyediakan tempat khusus untuk seorang sahabat, tapi kutukan itu menyebabkan dia masuk melalui celahnya dengan cara khusus.

Terima Kasih….

10 thoughts on “SAHABAT YANG TERKUTUK

  1. asyik juga tuh tulisannya..tapi terlalu pendek jadinya kurang puas ngebacanya..coba bikin tulisan yang agak panjang gitu, ya syukur2 kl bisa 1 buku gitu hehehehehe…tapi tetap salut buat ade imut!!!!!!!
    umuahhhhhh!!!!!!

  2. muti..
    aku baru tau kalau muti masih terus nulis.
    aku berhenti nulis sejak masuk kuliah. :( (
    entah bagaimana memulainya lagi sekarang, lebih berat rasanya..:D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s